Sejak 21 Juni 2020 aku berazzam kembali ke khittahku, menulis. Ini kubuktikan dengan bergabung ke komunitas Blogger Perempuan Indonesia Berkolaborasi yang digagas senior influencer Maria Magdalena dan Kak Irai alias Raihana Mahmud.

Ngeblog sendiri sebenarnya sudah kucicipi jaman masih ada Multiply. Perkembangan selanjutnya, sempat membuat blog lagi yang baru. Beberapa. Tapi tak bertahan lama. Web dan blogku kalau tidak kuteruskan domainnya ya “penuh dengan sarang laba-laba’.

Tak ingin hal itu terjadi lagi, blogku di sini aku bangunkan. Ganti nama, tambahi gadget follow–ya kalian tinggal klik tulisan ikuti ya, kalau ingin mendapat update isi blogku–dan beberapa penataan lay out lainnya. Sesuai sharing dari Mbak Maria.

Sesi selanjutnya tentang menulis yang diampu Kak Irai. Karena blog ayarantutorialdiy kumaksudkan untuk berbagi tutorial saja, terkoneksi ke channel youtubeku Ayaran’s Needleworks DIY, maka untuk tugas pertama aku mengerjakannya di webku ini yang rencananya gado-gado isinya. Apa isi tugas pertamaku, cek saja di sini

Tugas kedua, menuliskan hasil blogwalkingku. Serunya blogwalking ini adalah aku bisa sedikit membaca karakter satu persatu teman-teman. Dari chat di group Crafter Against Corona–ini adalah semacam ‘ibu’ yang menghasilkan embrio komunitas blogger kami–memang agak terbaca bagaimana sifatnya. Tapi membaca blog yang menjadi semacam ‘tempat sampah’ bagi kami, rasanya tak ada yang bisa ditutup-tutupi. Si Anu serius, si Ani easy going orangnya, si Inu seru.

Misal cerita mbak Onny yang mengalir saat reuni dengan teman-temannya, atau cerita penuh hikmah mbak Anne tentang kesyukuran yang disarikan dari kisah bapak pengambil sampah.

Ngeblog, blogwalking, rasanya diperlukan bagi kita semua. Bukan hanya mereka yang sudah jatuh cinta pada dunia tulis menulis, namun juga mereka yang baru belajar menata kata. Karena menulis dan membaca adalah cara kita menyapa dunia. Adalah cara kita memahami kehidupan yang beraneka rupa.

Tanah Baru, 5 Juli 2020